Minggu, 15 Maret 2015

perang sultan agung vs J.P Coen



Sultan Agung vs J.P Coen

1. Sultan agung adalah raja yang paling terkenal dari kerajaan mataram. Masa pemerintahan Sultan Agung Mataram mencapai zaman keemasan.Cita-cita Sultan Agung antara lain:                                                                                                 
      1. Mempersatukan seluruh tanah jawa                                                           
2. Mengusir kekuasaan asing dari bumi nusantara
2. Dengan cita-citanya ini sultan agung sangat menentang kekuasaan VOC di jawa. Tindakan VOC yang terus memaksa untuk melakukan monopoli perdagangan membuat para pedagang Pribumi mengalami kemunduran. Kebijakan monopoli tersebut dapat membawa penderitaan rakyat.Dengan penderitaan rakyat tersebut, Sultan Agung merencanakan serangan ke Batavia. 
 
Ada beberapa alasan mengapa Sultan Agung merencanakan serangan ke batavia, yaitu :
1. Tindakan monopoli yang dilakukan VOC
2. VOC sering menghalang-halangi kapal-kapal dagang mataram yang akan berdagang ke Malaka
3. VOC menolak untuk mengakui kedaulatan Mataram
4. Keberadaan VOC di batavia telah memberikan ancaman serius bagi masa depan pulau jawa

A.   Serbuan pertama ke Batavia :                        
            Pada tahun 1628 telah di persiapkan pasukan dengan segenap persenjataan dan perbekalan. Pada waktu itu yang menjadi gubernur jenderal VOC adalah J.P. COEN. Sebagai pemimpin pasukan mataram adalah Tumenggung Baureksa. Tepat pada tanggal 22 Agustus 1628, pasukan mataramberada dibawah pimpinan Tumenggung Baureksa menyerang batavia. Pasukan mataram mendarat di madura dan mendirikan benteng pertahanan dari bambu. Akan tetapi usaha ini diketahui oleh VOC yang kemudian membakar perkampungan di sekitar benteng. 
     Dalam situasi seperti itu datang pasukan bantuan dari mataram yang di pimpin oleh Tumenggung Suro Agul-agul, Kiai Dipati Mandurarejo, dan Dipati Upasonto. Kemudian datang pula laskar orang sunda yang dipimpin oleh Dipati Ukur. Mereka berusaha membendung sungai Ciliwung agar benteng VOC kekurangan air dan terjangkit penyakit kolera. Strategi yang diterapkan
Mataram belum mampu membuat VOC kalah. Kekuatan dan persenjataan VOC yang jauh lebih unggul menyebabkan pasukan mataram mundur. Dalam pertempuran ini mataram harus kehilangan Tumenggung Bahurekso. Selain kalah persenjataan mataram juga kalah stamina karena harus melakukan perjalanan jauh dari pusat Mataram di Yogyakarta hingga Batavia, meskipun mataram kalah Sultan agung tidak lantas menyerah.Dengan demikian  serangan tentara sultan agung tahun 1628 itu belum berhasil.

B.     Serbuan kedua ke Batavia
Sultan Agung tidak lantas berhenti dengan kekalahan yang baru saja dialami pasukannya. Sultan Agung menyusun strategi untuk kdembali menyerang Batavia. Belajar dari kekalahan terdahulu Sultan Agung meningkatkan jumlah kapal dan senjata, ia juga membangun lumbung-lumbung beras untuk persediaan bahan makanan seperti di Tegal dan Cirebon. Serangan kedua pasukan mataram terhadap VOC terjadi pada tahun 1629. Di bawah pimpinan Dipati Puger  dan Dipati Purbaya, 80.000 pasukan mataram berhasil  sampai didepan gerbang batavia. Saat itu pasukan mataram telah melengkapi diri dengan senjata api dan meriam.
Dalam serangan ini pasukan Mataram berhasil menghancurkan benteng Hollandia dan mengancam menerobos masuk ke batavia. Tetapi serangan mereka terhenti oleh pertahanan pasukan voc. Gubernur jenderal J.P. COEN mengirim kapal perang ke tegal dan cirebon untuk membakar lumbung padi pasukan mataram. Peristiwa ini menyebabkan pasukan mataram yang bertempur di batavia kekurangan bahan makanana. Setelah kelelahan dan kekurangan makanan pasukan mataram memutuskan mundur.VOC menganggap mataram merupakan salah satu kerajaan yang menjadi ancaman besar bagi kekuasaannya. Oleh karena itu VOC selalu mengawasi gerak-gerik mataram.

KESIMPULAN
   Sejak Sepeninggalan  Sultan Agung  VOC berhasil melemahkan Mataram. Raja Amangkurat 1 yang menggantikan sultan agung justru melakukan kerja sama dengan VOC. Mataram yang awalnya menjadi ancaman sekarang justru menjadi tergantung pada VOC. Kondisi ini menyebabkan timbulnya perlawanan di Mataram, Salah satunya dipimpin oleh Trunojoyo.Selanjutnya mataram berada di bawah pengaruh VOC.

cerpen remaja

Penyesalanku yang tak ada gunanya
Desi adalah siswa SMA disalah satu sekolah negeri di Semarang. Desi anak pertama dari dua bersaudara. Sasa, ya itulah nama adik desi, adik yang selama ini buat Desi jengkel karena suka menasihati dirinya. Desi dilahirkan dari keluarga yang kurang berada. Ibunya hanyalah seorang pedagang kaki lima dan Ayahnya pergi entah kemana.  Setiap hari Desi menghabiskan waktunya  dengan hal-hal yang tidak ada gunanya.  Mulai dari bermain hingga larut malam, keluyuran tidak tahu tujuan hingga menginap di rumah teman tanpa sepengetahuan ibunya. Entah Ibunya kawatir atau tidak yang jelas Dia tidak peduli. Desi bisa dibilang anak yang nakal karena dia selalu mendapat kasus disekolahnya. Namun, sekolahnya tidak member sanksi terhadapnya.
Desi tanpa sepengetahuan teman-temanya yaitu sendi dan alvi ternyata berkelahi dengan salah satu siswa dari luar sekolah entah apa penyebabnya desi belum mau cerita. Guru BK desi ternyata mengetahui hal itu dan mengirimkan surat pemberitahuan kepada ibu desi. Ibuny desi pun kaget menerima surat itu karena yang beliau tahu anaknya baik-baik saja. Besoknya ibunya desi memenuhi undangan untuk datang kesekkolah. Di sekolah guru bk memberitahu kelakuan anaknya disekolah. Ibunya hanya bisa menangis melihat kelakuan anknya yang keterlalauan itu. Sampai dirumah desi langsung dimarahi oleh ibuanya, tetapi desi menganggap omongan dari ibunya itu hanya angin lalu yang tak perlu didengarkan. Sasa, adiknya juga ikut menasihati kakaknya, namun yang didapat sasa hanyalah kata-kata kasar yang keluar dari  mulut kakaknya itu.
Konflik antara desi dan ibunya tidak pernah meredam hingga suatu ketika saat Desi hendak pergi sekolah, Desi dan ibunya mengalami pertengkaran yang hebat gara-gara Desi minta uang untuk bayar sekolahnya. Tetapi, saat itu ibunya belum mempunyai uang untuk membayar sekolahnya, begitulah alasan ibu Desi tidak mengasih uang. Namun, Desi tidak pernah mau mengerti kondisi keluarganya. Ibu desi sebenarnya sedih tidak bisa memberikan kebahagiaan buat anaknya, namun mau bagaimana lagi, itu beliau lakukan karena terpaksa, ya terpaksa karena tidak punya uang ditambah lagi beliau yang sakit-sakitan. Uangpun tidak didapatkannya, akhirnya Desi memutuskan untuk segera pergi kesekolah dengan muka yang terlihat marah. Sesampainya disekolah dia ditanya oleh temannya “ Desi kamu kenapa?”. “ Aku tidak apa-apa”, begitulah jawaban dari Desi yang mencoba menutupi masalahnya karena malu jika nanti temanya yaitu sendi dan alvi tahu tentang keadaan keluarganya. “ oh.. kirain kamu lagi ada masalah” sahut sendi. Desi hanya tersenyum kecut dengan pernyataan sendi itu. Kriinggggg….. krriiingg…. Krrriinggg….. bel pun berbunyi. “ bel sudah berbunyi tuh mari kita masuk nanti telat lagi” ajak alvi. “ iya yuk masuk, inikan pelajaran guru paling killer” sahut sendi. Mereka bertigapun langsung menuju kelasnya.

Saat bel pulang sekolah Desi meminta izin ke sendi untuk menginap dirumahnya,mungkinkarena pertengkaran tadi  pagi yang membuatnya enggan pulang kerumah. “ sen, aku boleh nginap dirumahmu tidak?” tanya Desi. “ tentu saja boleh lah” jawab sendi. “ kenapa kamu tidak mau pulang kerumah des, nanti kamu dicariin ibumu lho” pertanyaan alvi. “ aku tidak ingin pulang untuk malam ini, aku ingin mengina dirumah sendi saja” jawab desi dengan muka cueknya. Desi, sendi, dan alvi pun pergi sesuai tujuannya masing-masing. Desi dan sendi segera masuk kamar sendi untuk sgera istirahat. “kamu tidak mau sms tau telfon ibumu untuk mengasih tahu kalau kamu disini?” tanya sendi. “ enggak ah, baut apa” jawab desi dengan entengnya. “ apa kamu tidak aksihan sama ibumu yang sedang sakit-sakitan ?”. “ sudah lah tidak usah peduliin ibu aku”. Padahal ibunya desi sedang menunggu anak kesayangannya itu pulang, ia berharap untuk mala mini bisa tidur bersama anak tersayangnya yang tak lain adalah kakak sasa. Perasaan ibunya tidak karuan hingga memutuskan untuk mencari anaknya kesekolah. Setengah perjalanan hujanpun turun. Dengan keadaan saki-sakitan ibunya masih bela-belain kesekolah untuk mencari anaknya yang tak kunjung pulang. Sesampainya disekolah beliau langsung bertanya kepada penjaga yang kebetulan bertugaas malam itu. “ pak apakan anak saya mash desekolah ini?” tanya ibu itu. “ maaf ya bu siswa sudah pulang semua, lagi pula ini sudah malam dan juga cuaca lagihujan begini” jawab penjaga. “ ya sudah terima kasih” ibunya desipun langsung pulang dengan keadaan yang semakin sakit bercampur kawatir memikirkan anaknya.
Keesokan paginya, Desi segera pulang dengan tujuan untuk mengambil buku dan kembali lagi ke sekolah. Dari kejauhan desi melihat banyak orang berdatangan dirumahnya. Desi semakin bingung dan di samperin oleh tetanggaya. Tetangganya itu menyampaikan surat untuk desi. Isi surat itu “ desi anakku tersayang, maafkan ibujika selama ini ibu belum pernah membahagiakan dirimu. Ketahui lah ibu sangat menyayangimu, kuharap engkau mau memaafkan ibu. Ibu menitipkan adikmu jaga dia baik-baik seperti ibu menjagamu waktu kecil dulu.” Desi membaca dengan berlinang air mata bagaikan air sungai yang mengalir. Dalam hatinya berkata “ ibu maafkan kesalahanku selama ini, aku memang anak yang nakal, anak yang tidak tahu diri yang selalu menjadi beban untukmu . ibu aku mmenyayangimu.”  Desi merasa menyesal namun penyesalannya kini sudah tidak ada gunanya lagi.

Cara membuat logo google +

cara membuat logo google +

step 1

klik  rectangle tool.












step 2


Buat bentuk persegi dengan menggunakan rectangle tool. Pilih pick tool, Kemudian atur kemiringan atau mirror pada masing-masing sudut dengan nilai 20.
 
















step 3



Blok kotak tersebut dengan warna merah.

 









step 4
Pilih text tool yang bersimbol huruf A, kemudian arahkan pada kotak yang telah diatur kemiringannya tadi.

Tulis huruf g dan +, atur font dan font sizenya. Sehingga menjadi seperti ini. .
 








SELAMAT MENCOBA